Rabu, 12 Juni 2024

Teks Khutbah Intisari Ibadah Kurban

Intisari Ibadah Kurban Disusun Oleh : Abdul Jabar اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: ياَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ وقَالَ ايضاإِنَّآ اَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرِ. فَصَلِّي لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. إِنَّآ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ. Hadirin Jamaah Jum’ah yang dimuliakan Allah Setiap tahun seluruh umat Islam di dunia merayakan hari raya Idul Adha, biasa kita kenal juga hari raya Kurban. Peristiwa ini menjadi sebuah gerakan sosial yang luar biasa, di negara Indonesia sendiri kalau kita sensus jumlah kurban, mungkin jumlahnya bisa puluhan ribu, atau ratusan ribu, atau bahkan jutaan, yang jelas sangat banyak orang-orang melaksanakan ibadah kurban, karena penyembelihan hewan kurban hampir dilakukan dari mulai mushola tingkat RT sampai Presiden. Hukum kurban ada yang sunah dan ada yang wajib. Kurban yang wajib adalah kurban karena nadzar. Bagi orang yang kurban wajib atau kurban nadzar maka haram hukumnya ikut memakan daging kurban. Sedangkan apabila kurban sunah, orang yang berkurban boleh memakan dagingnya. Ketika kita pernah nadzar kurban. Misalnya: ketika anak kita umur 1 tahun lebih belum bisa jalan, dibawa kedokter, kemudian dokter bilang “tidak apa-apa, anaknya sehat”. Saking senangnya mendengar kata dokter sehingga kita sebagai orang tua nadzar untuk ber kurban. Oleh dokter itu disarankan dibawa ke dokter yang punya terapi dan akhirnya anak kita bisa berjalan. Sehingga pada hari raya idul adha kurban dan tidak boleh memakan dagingnya. Karena kurban nadzar/ wajib. Waktu kurban dimulai pada naikya matahari saat hari nakhr atau hari raya idul adha. Kurban dihukumi sah mulai munculnya matahari dan lewat sekira dua rokaat dan dua khutbah. Sederhananya menyembelih kurban adalah setelah sholat idul adha. Hadirin Jamaah Jum’ah yang dimuliakan Allah Ada beberapa Intisari Ibadah Kurban yang mana itu sangat penting untuk diperhatikan, diantaranya : Yang Pertama ibadah kurban tidak berhenti pada prosesi penyembelihan hewannya saja, melainkan bagaimana keikhlasan seorang mukmin dalam memenuhi perintah Allah. “Sebagaimana ditegaskan di dalam Al Qur’an yang kurang lebih maknanya adalah yang mencapai keridhaan Allah itu bukan daging atau darah hewan kurban, melainkan sifat keikhlasan yang berkurban itulah sebagai puncak pencapaian keridhaann Allah. Untuk mengenang kebesaran jiwa antara seorang ayah yang bernama Nabi Ibrahim AS yang sangat berjiwa besar dan ikhlas rela mengorbankan kpentingan pribadi dan keluarganya, terbukti Ia pun bersedia melaksanakan perintah meneyemeblih anaknya atas dasar kebenaran (dari perintah agama). Juga mengenang kesabaran dan ketaatan Sang anak yang sangat berbakti pada orang tuanya, Ia bernama Nabi Ismail as yang ikhlas mau disembelih sebagai qurban oleh ayahnya dengan landasan kebenaran. Yang kedua Waktu penyembelihan kurban adalah saat terbit matahari 10 Dzulhijah dan setelah sholat idul adha (dua rokaat dan dua khutbah) sampai habisnya hari tasriq yaitu tanggal 13 Dzulhijah. Tasriq maknanya adalah hari mengeringkan daging karena di Makah saat itu banyak yang menyembelih kambing dan unta. Sehingga di keringkan dagingnya. Dan dinamakan hari tasriq. Yang ketiga Jenis Hewan yang bisa dibuat kurban adalah Unta, sapi atau kerbau, dan kambing, baik Domba maupun kambing kacang. Batasan usia untuk sapi atau kerbau adalah umur 2 tahun, kambing Domba adalah umur 1 tahun lebih atau kurang dari 1 tahun (diatas 6 bulan), tetapi sudah lepas giginya, dan kambing kacang yang berumur 2 tahun lebih. Yang keempat seperti yang dijelaskan didalam kitab Fathul Qorib yang intinya kita tidak boleh menjual sebagian dari binatang qurbannya yaitu daging dan bulu dan kulitnya. Dan wajib memberi makan bagian dri binatang qurban yang sunnah kepada orang faqir dan miskin. (وَلَا يَبِيْعُ) أَيْ يَحْرُمُ عَلَى الْمُضَّحِيْ بَيْعُ شَيْئٍ (مِنَ الْأُضْحِيَّةِ) أَيْ مِنْ لَحْمِهَا أَوْ شَعْرِهَا أَوْ جِلْدِهَا وَيَحْرُمُ أَيْضًا جَعْلُهُ أُجْرَةً لِلْجَزَارِ وَلَوْ كَانَتِ الْأُضْحِيَّةِ تَطَوُّعًا (وَيُطْعِمُ) حَتْمًا مِنَ الْأُضْحِيَّةِ الْمُتَطَوِّعَةِ بِهَا (الْفُقَرَاءَ وَالْمَسَاكِيْنَ) وَالْأَفْضَلُ التَّصَدُّقُ بِجَمِيْعِهَا إِلَّا لُقْمَةً أَوْ لُقَمًا يَتَبَرَّكُ الْمُضَّحِيْ بِأَكْلِهَا فَإِنَّهُ يُسَنُّ لَهُ ذَلِكَ، وَإِذَا أَكَلَ الْبَعْضَ وَتَصَدَّقَ بِالْبَاقِيْ حَصَلَ لَهُ ثَوَابُ التَّضْحِيَّةِ بِالْجَمِيْعِ وَالتَّصَدُّقِ بِالْبَعْضِ Yang Kelima Qabil dan Habil disuruh untuk berkurban. Qabil yang seorang petani berkurban dengan hasil kebun miliknya. Sementara Habil yang hidup sebagai peternak berkurban dengan seekor kambing terbaik yang ia miliki. Jika kurban Habil diterima Allah SWT, tidak demikian dengan Qabil. Hadirin Jamaah Jum’ah yang dimuliakan Allah Beberapa Intisari atau poin utama Ibadah Kurban tidak lain adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan ikhlas sebagai salah satu sifat yang menjadi murninya amal kita hanya untuk Allah Subhanahu wata’ala. Semoga kita semua sebagai hambaNya selalu menyertakan sifat ikhlas dalam setiap amal yang kita lakukan. Amiiiin. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ Khutbah II اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Buku Pedoman

Membayar Pajak membantu Pendidikan

Judul: Membayar Pajak membantu Pendidikan Harta adalah hal yang sangat disenangi dan dicintai setiap manusia, kecuali orang-orang yang bert...