Minggu, 26 Mei 2024

Dari JNE untuk Indonesia

Dari JNE untuk Indonesia Oleh : M. Ali Mashudi
Sebelum kita memberi motivasi untuk seluruh kurir yang bekerja di JNE, harus kita pahami dulu apa sih tugas utama Kurir di JNE ? tentu saja jawaban sudah banyak kita temukan bahwa ada lima hal; yaitu pertama adalah Pengambilan Kiriman, yang kedua Pengemasan dan Pelabelan, yang ketiga Pengantaran, yang keempat Pelaporan dan yang terakhir adalah menjaga peralatan. Apapun pekerjaan kita jika diniatkan untuk ibadah pasti akan banyak manfaatnya. Kita semua tahu bahwa ibadah adalah kunci dalam setiap pekerjaan hambanya jika ingin mendapat keberkahan. Kebanyakan manusia jika diberi nikmat oleh Allah akan berbelok dari jalan Allah dan merasa sombong. Akan tetapi jika dia tidak diberi nikmat, mereka merasa putus asa, menyalahkan Allah, dan tidak qanaah. Dalam terusan ayat Allah memerintah Nabi Muhammad bahwa manusia memiliki jalannya masing-masing. Dan jalan yang paling benar, lurus dan tepat adalah jalan menuju Allah. Rezeki lahir adalah rezeki yang tidak ada gunanya di akhirat. Tapi apabila dapat membawa pada kenikmatan batin maka rezeki lahir itu menjadi rezeki yang sempurna dan bermanfaat untuk akhirat kita kelak. Manusia pada hakikatnya memilki porsinya masing-masing. Sehingga tidak perlu kita merasa iri apabila mendapat jatah fakir atau miskin juga yang kaya tidak diperkenankan untuk sombong. Masing-masing mereka tidak perlu saling iri dan menginginkan jatah yang telah diberikan oleh Allah Swt. Apakah menginginkan yang demikian tidak boleh?. Jawabannya Boleh. Tapi seorang Ulama’ Shufi yang Bernama Ibnu Athaillah As-sakandari menasihati kita: مَا تَرَكَ مِنَ الْجَهْلِ شَيْئاً مَنْ أَرَادَ أَنْ يُحْدِثَ فِيْ الْوَقْتِ غَيْرَ مَا أَظْهَرَهُ اللهُ فِيْهِ Seseorang dianggap bodoh apabila menginginkan sesuatu yang sesatu itu tidak dikehendaki Allah baginya. Artinya apabila ada orang kaya ingin melarat, maka sikapnya ini adalah suatu kebodohan. Sebaliknya jika ada seorang yang melarat menginginkan jadi orang kaya maka itu juga suatu kebodohan. Akan tetapi semua itu tetap bisa digapai jika Allah berkehendak. JNE hadir untuk warga Indonesia sebagai salah satu solusi bagi orang yang menginginkan pekerjaan yang tujuannya adalah menyenangkan orang lain. Tentu orang lain tinggal menunggu dirumah, petugas kurir JNE yang sibuk kesana-kesini untuk mengantarkan paket. Manusia diberi Allah 2 unsur yaitu ruhani dan jasmani. Jisim dan ruh jika manusia masih hidup maka keduanya masih bersatu. Kedua unsur baik jasmani atau ruhani dua-duanya butuh makan. Oleh karena itu ada istilah santapan ruhani dan santapan jasmani. Santapan jasmani berupa nasi padang, Rokok, kopi, dsb. Sedangkan santapan ruhani bisa berupa ilmu, hikmah dan seterusnya. JNE adalah salah satu jasa kirim barang terbesar di Indonesia, sehingga banyak sekali orang Indonesia menggunakan jasa kirim JNE. Semakin banyak kantor-kantor JNE di Indonesia, bahkan dipelosok-pelosok desa mengurangi banyak warga Indonesia yang menganggur. Para kurir JNE jika sudah bekerja dengan semangat, memotivasi yang lain, bahkan bisa sampai level konsisten, setidaknya mereka mendapatkan 3 hal ; 1. Mendapatkan pahala sebaik-baik taat dengan Menyenangkan hati orang lain. Dikatakan didalam Hadist bahwa sebaik-baik taat kepada Allah adalah menyenangkan hati orang mukmin lain. 2. Setiap perjalanan mengantar barang dihitung sebagai Ibadah. Sebab tujuannya adalah memberikan hak orang. Atau juga bisa karena niatnya adalah menolong orang lain. 3. Mendapatkan keuntungan duniawi berupa gaji pokok, uang bensin, uang pulsa, dan uang makan setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan keluarga, orang tua atau pribadinya masing-masing. Dari 3 hal diatas sangat jelas bahwa kurir-kurir JNE sudah mendapatkan dunia dan akhirat, hanya saja setiap hari perlu niat yang benar. Rezeki lahiriyah yang sempurna ada dua yaitu (1) Cukup tidak kurang juga tidak lebih. Karena kurang dapat melakukan perkara yang haram, seperti mencuri, korupsi atau menipu. Rezeki Lebih atau kaya bisa menjerumuskan kepada kemaksiatan dan nafsu sahwat. Maka yang sempurna adalah yang rezeki cukup tidak kurang. Misalnya; saat anak butuh biaya di madrasah/ sekolah uangnya cukup atau saat hari raya cukup butuh untuk beli pakaian cukup. Butuh rumah cukup buat beli rumah cukup. Butuh untuk kegiatan yang jauh untuk beli mobil dibuat beli mobil cukup. Pokoknya bagi para kurir JNE setiap hari gas terus semangat kreativitasnya. #JNE #ConnectingHappiness#JNE33Tahun#JNEContentCompetition2024#GasssTerusSemangatKreativitasnya

Buku Pedoman

Membayar Pajak membantu Pendidikan

Judul: Membayar Pajak membantu Pendidikan Harta adalah hal yang sangat disenangi dan dicintai setiap manusia, kecuali orang-orang yang bert...